puisi bintang dan bulan
Indahlangitku bergelimang bintang Biru dan bertaburan sinar Hatiku terpukau takjup KaruniaMu begitu besar Duduk ku menikmati malam Membayang dirimu nun di sebrang Rindu bergelayut di relung hati Mengguncang jiwa ini Tertegun ku pada sinaran Melesat dibirunya malam Bak malaikat terbang Bintang jatuh membawa makna Sejenak kupejam mata
Dandengan kerudungnya, menutupi matahari yang berani, Kemudian dalam kegelapan menemukan bibir kekasihnya. Sementara jauh dan dekat pria yang dunia kita sebut bijak
atautentang rumput yang ditinggal musim berbaris menunggu kering. o tentang bulan saja yang selalu sendiri yang paling dekat dengan bumi yang gelap di peluk malam. bulan inilah puisiku tentangmu ajarilah aku menunggu ajarilah aku merindu yang selama waktu aku satu berteriakpun aku lesu. bulan jagalah puisi ini dan bagikanlah pada bintang yang tak kunjung datang
Setelahsemalam bulan menjadi perbincangan seantero jagat maya, maka kali ini blog puisi dan kata bijak menyajikan puisi bukan puisi bulan purnama juga bukan puisi bulan dan bintang di. Tapi tak mampu saling bersua. 5 contoh puisi tentang keindahan alam.
Puisi Seandainya saja satu bintang terang itu untukku. Satu bulan purnama kan datang menghampiriku. Meminta pancaran sinar satu bintangku. Dan langit cuma dapat tersenyum. Menemani bulan dan bintang. Pada malam terbukanya pintu langit malam. Pembiasan aura dalam satuan gugusan bintangku. Menapak pada keindahan bulan di malam pilihan.
Er Sucht Sie Schrot Und Korn. Kumpulan puisi tentang kata bulan purnama. Setelah beberapa puisi bulan purnama dan kata tentang bulan, kali ini masih kumpulan puisi tentang bulan dan kata purnama yang indah, terselip diantara bait bait tentang bulan purnama ini, tak semuanya membahas tentang bulan purnama sebagaimana puisi bulan purnama pada umumnya yang menceritakan tentang kata bulan atau kata bijak bulan dan kata mutiara tentang bulan yang kadang diperuntukkan untuk kekasih atau orang yang ada disekitar dari sang penulis tetapi kumpulan puisi tentang kata bulan purnama ini, bukan hanya menceritakan tentang bulan namun menceritakan selain dari bulan purnama dan berbagai hal dalam yang biasa di ceritakan dalam apa itu bulan purnama sehingga sering menjadi objek dalam puisi. Berdasarkan wikipedia bulan purnama adalah adalah salah satu fase bulan di mana bulan terletak di belakang bumi ditinjau dari purnama biasanya terjadi antara bulan keempat belas dan bulan kelima belas dalam kalender lunar. pada fase ini bulan bersinar terang dan nampak sempurna kelihatan bulat, ini yang biasa di sebuat bulan berkaitan dengan kata kata tentang bulan purnama, seperti yang dijelaskan diatas, kali ini kumpulan puisi bulan purnama yang dipublikasikan blog puisi dan kata diketahui puisi tentang bulan purnama ada berbagai macam judul dan tema tergantung dari sang penulis mengapresiasiakan inspirasinya, seperti puisi bulan purnama untuk kekasih, puisi bulan dan bintang dan lain kadang juga kata bulan dalam puisi hanya sebagai kata kiasan yang artinya tak menceritakan tentang bulan yang berikut ini adalah daftar judul kumpulan puisi bulan purnama diterbitkan antara lainPuisi terang bulan di malam yang gersangPuisi inginkuPuisi kita dan situasiPuisi merenungPuisi mungkinkah aku bisa memilikimuPuisi biarlah bulan berceritaPuisi rindu yang hilangPuisi tembang asmaraKesembilan puisi tentang kata bulan purnama ini memang judulnya tak semua tentang kata bulan purnama, akan tetapi dalam bait bait terselip kata kata tentang bulan puisi bulan ini bisa juga di jadikan referensi untuk menulis puisi tema bulan puisi tentang kata bulan purnama yang indahMalam yang indah adalah ketika cahaya bulan purnama bersinar terang dengan taburan bintang bintang di langit, tanpa adanya awan yang menghalangi cahayanya menyinari bumiSaat saat seperti ini adalah kesempatan yang indah untuk menikmati malam bersama kumpulan bintang dan cahaya bulan purnama yang makna dan arti dibalik rangkaian bait bait puisi bulan purnama. untuk lebih jelasnya disimak saja dibawah ini diawali dari puisi terang bulan di malam yang gersang, berikut ini..PUISI TERANG BULAN DI MALAM YANG Syarief HidayatAngin berhembus dikulitku dengan sebuah alunan irama sang embun malam yang terangMalam yang bergitu damai terang di bawah sang purnama...Ya saat itulah aku menikmati terangnya,kelembutannya, keramahannya serta kasih sayangnyaDia selalu bersinar dimalam yang gersangSinarnya yang terang yang menyinari pelupuk mataku sehingga menembus dalam rumpun hati terdalamDia datang dengan sejuta keindahan dan berjuta harapanDialah sang pelita didalam alam yang suramAlam yang diselimuti kegelapan dan sebuah kesengsaraanDia datang membawakan sebuah mimpi - mimpi masa depanDia yang teringan dalam setiap lamunan dalam bayang angan - anganDialah sang pelita yang melatihku terus berjalan menelusiri jalan kehidupan walaupun itu hanya sekedar bayanganDia pelita hati yang menghapuskan kegundaan,kesengsaraan serta putusnya harapanDialah sang rembulanCinta sejatiku yang selalu setia menemaniku ketika malam itu datangIndahnya sinarnyaWalaupun ia terbentang diatas angkasa bersama ribuan bintangDialah sang pelita hatiMotivasi dan inovasikuSaat di tengah gelapnya malam yang gersangBaca Juga Puisi sabit menanti purnamaPUISI INGINKUDi hamparan langit ku gantung mimpiSeindah purnama bersenda gurau dengan bintangIngin ku tatap tunas~tunas tumbuh merindang menjulangNamun sampai bulan menyabit tak ku temui cahaya berkilauanDi kaki langit aku mencari Pada jiwa ku tahtakan rasa Ku lihat di angkasaAdakah setitik cahaya di gelap gulitaHingga ku tak sendiri menyenandungkan rindukuPUISI KITA DAN SITUASIOleh MaiaPernah bulan tersenyum merana,Lantas bengkak jadi pun hidup kembaliDan mulai ingin seiring usia menua,Kita tak kehilangan penglihatan akan tetap berontakKarena kita tak butuh akan terus bernyanyiKarna kita lebih kuat dari akan selalu mabʋk di jalan-jalan,Terantuk di awan- awan,Ambruk di akan tetap jauh dari orang-orangKarena kita tak mengerti memang binʌtang,Akan selalu menjadi MERENUNGOleh Cahyoo Ady WibowoAku terjaga di penghujung hari..Menunggu pergantian waktu yang gelap...Ditemani Sang Bulan Purnama...Diterangi Cahaya Bintang berjuta....Kupejamkan mata ini...Warna Merah memenuhi ruang khayalanku,,,Tergambar Sedikit demi sedikitGaris demi Garis....Mata sendumu...Hidungmu,,,Bibir Indahmu...Rambut panjangmu...Indah Lekuk tubuhmu...Dan akhirnya senyumanmu...Akan kusimpan,KurekamKutanam Imajinasi iniDalam kalbu...Sayangku..Akan kukirimkan kangen ini kepadamuBerbungkus KasihDi ikat dengan Rasa SayangKetika waktunya tiba..Akan kupeluk dirimu di depan semua orangAgar mereka semua tahu aku bangga memeluk dirimuAkan ku cium dirimu di depan semua orangAgar mereka tahu aku bangga mencium dirimuAkan ku genggam erat tanganmu di depan semua orangAgar mereka tahu aku sangat bangga memilikimuDan Akan kuteriakan kepada semua orangBagaimana perasaan ku ini kepadamuBagaimana rasanya diriku ini merindumuBagaimana aku bahagia memiiki dirimu..Suara angin malam membisikan kataKubuka mata yang terpejamkanKulangkah kan kaki menuju pintu dunia khayalanDan Kurebahkan badan iniLalu....Kuucapkan Selamat malam kepada dunia....PUISI MUNGKINKAH AKU BISA MEMILIKIMUDalam keheningan malam..Kupandang indahnya bulan purnamaKuamati tiap bintang berkelipTerbesit keindahan anggun menghantuikuTiap hatiku berkata...Mungkinkah aku bisa memilikimu seutuhnya?Baca Juga Puisi cintaku di bulan februariPUISI BIARLAH BULAN BERCERITABiarlah bulan berceritaTentang malam penuh rahasiaTentang rindu yang tersimpanAtau cinta terabaikanBiarlah bulan berceritaPurnama berlalu dan tiadaBintang mencumbu kegelapanMereguk asa dalam kehampaanEmbun kini pertanda datang pagiBergulir di ujung daun sejukkan diriBening membias cahaya mentariPerangkum peristiwa pengurai sepiSebelas sasi dari perjalanan warsaCeritamu masih terbungkus rapiTinggalkan jejak kisah asmaraMerelung indah di palung hatiBiarlah bulan berceritaTentang malam sebelum fajarTentang bunga tiada mekarKan tetap tertulis pada cerita usangPuisi Rindu Yang HilangOleh Zafira Saujah Apriani TanggapiliPada bulan purnama yang tak merekahSebuah hati telah menghilangSeperti bulan yang kehilangan malamDicuri oleh sang pujanggaHatikulah lembayung, dan kau senjaKatakan padaku, mengapa senja kian jauh dari lembayungnyaAkulah kembang dan kau sang kumbangKatakan padaku, mengapa kita baru memulai malam pada gulita menjelang pagiTiada surya yang mencekamTiada angin membuat gerahDan dari tenggara sulawesi kuhembuskan rindu pada angin selatan..PUISI TEMBANG ASMARAOlehWinarti WinaJiwaku menggembaraMenembus alam dan sukmaMencarimu dengan sᥱksamaAku berkelana!!Setiap bulan purnama tibaAku merindukan akan sinarnyaYang meneduhkan jiwa yang meranaDan kupandangi bitangSejauh mata memandang?!!Kerlap kerlip dalam gelap menjadi terangAku bayangkan engkau di atas awangMelambaikan tanganmu, sayangDan menyentuh sang surya malamKu eja aksaraKutuliskan dalam kalimatYang membangunkan mimpi-mimpimu semalamMengejar terang yang bersinarSeperti bintang kejora terlihat dari kejauhanSayang kaulah ituDiam penuh maknaTenang dalam keteduhanSenyum dengan kebahagian?!!Demikianlah kumpulan puisi tentang kata bulan purnama. Simak/baca juga puisi rembulan yang yang lain di blog ini, semoga puisi tentang bulan purnama diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa pada judul puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Puisi tentang Bulan, Foto Pexels/Samer kalian sulit tidur saat malam, terdapat puisi tentang bulan yang bisa membantu menenangkan kalian dan mengingatkan betapa indahnya ciptaan Tuhan penulis biasanya juga membuat puisi tentang bulan purnama nih teman-teman. Memang ya, bulan itu seperti memiliki kekuatan magis yang mampu menyihir seseorang untuk terus menatap baru terlihat di malam hari, orang mengaitkan bulan dengan ketenangan, yang dimana semua orang sudah terlelap. Bulan menemani kita semalam-malaman dengan jika seseorang sedang galau, rasanya jadi makin sendu apabila membaca puisi tentang Bulan yang MenenangkanPuisi tentang Bulan, Foto Pexels/James kumpulan puisi indah tentang bulan, dilansir dari situs Word Wool dan telah diterjemahkan ke bahasa IndonesiaThe Early MorningBulan di satu sisi, fajar di sisi lainBulan adalah saudara perempuanku, fajar adalah saudara di sebelah kiriku dan fajar di sebelah selamat pagi adikku, selamat River SongBulan berkilauan di air putih terbang menembus cahaya itu mendengar seorang gadis mengumpulkan kastanye airhingga malam, bernyanyi, mereka mendayung pulang the DockDi atas dermaga yang tenang di tengah malam,Kusut di tiang tinggi yang dijalin dengan tali,Menggantung bulan. Apa yang tampak begitu jauhHanya balon anak-anak, dilupakan setelah Solar’s EclipseDalam perjalanan besar bintang-bintang melalui ruang angkasaTentang matahari yang perkasa dan mengarahkan segalanya,Bulan yang pucat dan setia, telah menjadi satu-satunyaSahabat Bumi. Wajahnya yang lembut,Pucat dengan semangat dan tekun berbalapanYang pada jam kelahiran waktu pertama kali dimulai,Bersinar selalu pada kekasihnya saat mereka munculDan menerangi orbitnya dengan senyum cinta yang penuh gairah seperti itu muncul dalam kebangkitannya,Turun dari jalanan yang rusak dengan lembut ia menyelinap,Dan dengan kerudungnya, menutupi matahari yang berani,Kemudian dalam kegelapan menemukan bibir jauh dan dekat pria yang dunia kita sebut bijakMelihat bahwa Matahari sedang MoonBulan purnama dengan sinar yang tidak berubahTidak ditakdirkan untuk malam pendek ini tidak berkurang, tetapi kekayaan saya,Yang tidak diberkati oleh sinarnya,Tapi dia tidak berhenti jika dia samar-samar berkilauan di sini,Dan memucat adalah cahayanya,Namun selalu dalam lingkup yang tepatIf the Moon Came From HeavenO Lady Moon, tandukmu mengarah ke timurO Lady Moon, tandukmu mengarah ke baratMundurlah, Christina Georgina RossettiIndah sekali bukan, puisi di atas? Rasanya jadi ingin memiliki keindahan bulan yang tenang juga ya teman-teman. Ester
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Dahulu kala sebelum tuhan menciptakan bulan dan bintang, hidup sepasang kekasih. Seorang perempuan jelita dan seorang pria merana. Atas kuasa yang diberikan oleh tuhan yang maha kuasa kepada waktu, mereka dipertemukan oleh waktu yang sangat kejam menetapkan takdir menghidupkan malam dengan cerianya, mereka bernyanyi tentang kehidupan, mereka menari dengan anggun ditengah kegelapan malam, disaat banyak mata terlelap, bahkan mereka juga mendendangkan ayat-ayat tuhan demi kepuasan jiwa. Mereka sungguh menikmati malam, subuhpun kadang-kadang malu untuk mengetuk pintu untuk menyadarkan manusia bahwa pagi telah tiba-tiba seperti layangan yang diputus talinya, hingga terus tergantung dicakrawala, menghiasi malam. Tampaknya saja indah, tampaknya saja dia senyum, tampaknya saja dia gembira, namun hatinya gemuruh karena jajahan cintanya tak digenggam. Pun demikian dengan bintang, jika bulan terlempar ke angkasa tak jauh dari bumi, maka bintang terlempar jauh ke angkasa luas yang sangat jauh, tubuhnya tercerai berai di angkasa luar sana, matanya menjadi bintang di tengah malam, kepalanya menjadi bintang di selatan, kedua kakinya terpencar satu bintang di utara, satu bintang di tengah angkasa, namun yang pasti satu hatinya kemudian menjadi kejora yang kadang menampakkan indahnya disenja atau di pagi hari. Bulan dan bintang terus bertatapan dalam diam, dalam angkuh, menatap dari jauh, tak berani mendekat, kadang ketika kejora berpapasan dengan purnama sempurna, maka air mata rindu akan turun bak hujan salju, dingin mendayu, berharap putaran takdir kembali ke awal hingga bisa mengubah jalannya dan bintang hanya berharap dunia akan segera kiamat hingga kemudian tiba hari pembalasan, dimana segala hal yang telah diperbuat akan diperhitungkan dihadapan tuhan yang maha kuasa. Bulan akan menghitung kepengecutan bintang karena tidak berani untuk melamar dirinya dan seluruh kata-kata kasar yang tidak diucapkan atas nama kemegahan tidak mau kalah dan akan menghitung janji dan komitmen dari bulan. Mengapa ketika seseorang pangeran dengan pakaiannya yang gemerlap, dengan kuda putihnya datang melamar, bulan jatuh hati dan takluk, kemegahan bintang menjadi kemegahan tidak keributan itu, tuhan yang maha kuasa menghukum bulan dan bintang untuk tetap berada di angkasa hanya bisa saling melihat dari kejauhan. Mereka tidak dihadiahi surga atau diberi hukuman berupa neraka. Hukuman bagi mereka adalah tergantung di awang-awang tanpa sekalipun menginjak bumi. Lihat Dongeng Selengkapnya
Berikut ini adalah puisi bintang dan keinginan yang bercerita tentang bintang yang jatuh dan suatu keinginan, bagaimana cerita puisi tentang bintang dan keinginan yang diterbitkan berkas bercerita seperti puisi bulan merindukan bintang atau puisi tentang bintang dan cinta ataukah berkisah seperti kisah puisi bintang untuk kekasih atau puisi bintang dan bulan, selengkapnya disimak saja puisi berjudul bintang dan keinginan, dibawah Dan KeinginanOleh annaaffendMatahahari mulai tenggelamDan gelap malam mulai menutupi putihnya awanBintang bersinar di langit gelapMemperindah kesunyian malamAda bintang jatuh di antara taburan bintangMereka percaya akan sesuatu keinginanYang diucap saat jatuh nya bintangAkan sampai pada tuhan lalu terkabulkanDuhai bintang benarkah kau bisa menyampaikan pesan?Pesanku kepada tuhanAku menginginkan suatu permintaanPesan cinta untuk seseorangDuhai bintang sampaikan pesanku pada tuhanTolong buka hati nya agar mengerti cintaku untuknyaTolong buat dirinya membaca kata cinta yang kukirim khusus untuknyaYang kutulis dengan tinta harapan dan kertas keinginanYang bercap hati sebagai identitasnya5 februari 2021
Saturday, February 21, 2015 Puisi Bintang Bintang adalah benda langit yang memancarkan cahayanya sendiri. Menurut ilmu astronomi, Bintang biasa nampak terang jika disuatu tempat memasuki waktu malam, ciri ciri dan jenis jenis bintang, ada binta kerdil bintang raksasa dan lainnya. Berkaitan dengan Kata bintang, di bawah ini ada tiga judul puisi semua bercerita tentang bintang, salah satu bait puisnya. "bintang bernyanyi indah, menghibur galaksi barat. memberi pada Cahaya, menghibur jagat raya ini, zikir berkumandang sepertinya daun daun kering. Begitu jauh kau berada dari pandangan mata, Namun sinarmu menerangi hati dan jiwa." Kelanjutan puisinya silahkan disimak saja berikut BINTANGBintang.... Ya, dilangit sana Memang ada jutaan bintang Yang bersinar menghiasi semesta Namun, ketika aku Melihat pertunjukan malam Yang dipandu oleh sang purnama Disitulah aku melihatnya Sebuah bintang, Yang bisa bernyanyi indah Menghibur ribuan galaksi Yang mendiami jagad raya ini Suaranya begitu merdu Menghibur hati yang sendu Dan menumbuhkan cinta Untuk setiap mata yang melihatnya Duhai Bintang sejati, Tetaplah kau bernyanyi Dengan hati Untuk menghibur hatiTangerang, 20022015 By Delvi MelindaPUISI BINTANG BARATSinarmu begitu indah di malam ini Tanpa awan kelabu yang menyelimuti Seindah senyuman sang dewi Seakan memberi senyuman pada hati ini Ingin selalu menyampaikan rindu hati ini Pada kekasih yang selalu ku nanti Meski kerap ku tatap 1000 bintang malam ini Kutak tau pada siapa kutitipkan rasa rindu ini Seiring dinginnya udara malam ini Kau slalu hadir tuk menemani Seakan kau tak menghiraukan diri Tuk memberi cahayamu pada luka hati ini Begitu jauh kau berada dari pandangan mata Namun sinarmu menerangi hati dan jiwa Meskipun 1000 bintang yang hadir tuk mengg0da Hanya bintang barat yang selalu mengisi jiwa 24 April 2014 pukul 1143 PISI BINTANG JATUHIndah langitku bergelimang bintang Biru dan bertaburan sinar Hatiku terpukau takjup KaruniaMu begitu besar Duduk ku menikmati malam Membayang dirimu nun di sebrang Rindu bergelayut di relung hati Mengguncang jiwa ini Tertegun ku pada sinaran Melesat dibirunya malam Bak malaikat terbang Bintang jatuh membawa makna Sejenak kupejam mata Menyebut doa pada ilahi robi Bintang jatuh adalah perantaranya Mungkinkah.... Ini mungkin sebuah sugesti Namun tak salah untuk menghibur diri Semoga pintaku diijabah ilahi Bahagia dan damai dihati.... Untukmu nun disebrang jauh Satukan hati ikrarkan janji Bintang jatuh kukirim lewat hati Suci....... Trianayana Bengkulu,30/10/14 Demikianlah puisi bintang Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi tentang bintang di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
puisi bintang dan bulan